KEDIRI – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Nayottama Universitas Pawyatan Daha (UPD) sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-V. Rangkaian kegiatan ini terbagi dalam dua tahap krusial: pendalaman materi di dalam ruang serta uji nyali dan mental di medan terbuka.
Tahap Awal: Fondasi Teoritis di Diklat Ruang
Perjalanan dimulai pada 21 Desember 2025 melalui Diklat Ruang yang berpusat di Sekretariat Mapala Nayottama. Dalam tahap ini, peserta dibekali ilmu mendalam dengan menghadirkan pemateri ahli dari BPBD Kabupaten Kediri, Mapala Reksa Buana, dan Mahaspala.
Materi yang diserap meliputi kurikulum wajib Calon Anggota Muda, yakni:
- Survival & Navigasi Darat
- Rock Climbing
- Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD)
- Keorganisasian & Kepemimpinan
Ketua Umum Mapala Nayottama, Fiki Obrian, menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah belajar yang inklusif. "Kami ingin Mapala Nayottama menjadi tempat bagi anggota untuk saling belajar dalam organisasi yang terbuka," ujarnya.
Uji Mental di Pegunungan Wilis
Meski jumlah peserta mengalami penyusutan karena kendala pekerjaan mengingat mayoritas Mahasiswa Universitas Pawyatan Daha adalah pekerja panitia tetap konsisten menjalankan agenda lapangan.
Daftar Lulusan Diklatsar ke-V (Angkatan Muda)
Setelah melalui gemblengan fisik dan mental yang luar biasa, berikut adalah delapan pendekar rimba baru yang resmi dinyatakan lulus dengan nama rimba masing-masing:
- M. Bima Nusantara (Randu)
- Evi Elisa Cahyanti (Cemara)
- M. Agung Romadhon (Waru)
- Markus Van Floci (Ulin)
- Ade Rizqy Fitrahillah (Karet)
- Suryana Ibrahim (Sengon)
- Dimas Wahyu Hadi W. (Jati)
- Azriel Rajendra A. (Pinus)
.png)

0 Komentar